Djoko Santoso: SBY Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga

Feri Agus, CNN Indonesia | Rabu, 12/09/2018 21:16 WIB
Djoko Santoso: SBY Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga SBY meminta agar jadi juru kampanye, selain sebagai penasihat Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Dewan Pembina Partai Gerindara Djoko Santoso mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menjadi juru kampanye bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Selain itu, SBY juga menjadi penasihat Prabowo.

"Beliau minta jadi juru kampanye. Ya, dia ingin di lapangan, mau inilah. Ya, penasihat sambil jalan kan bisa. Beliau mau berbuat benar di Jawa Timur," kata Djoko di Rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (12/9).

Djoko sendiri disebut-sebut bakal menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi pada pemilihan presiden (pilpres) 2019. Mantan Panglima TNI itu menyebut SBY yang meminta langsung untuk menjadi juru kampanye Prabowo-Sandi.



"Iya, Pak SBY ingin itu (menjadi juru kampanye Prabowo-Sandi)," ujarnya.

Djoko Santoso: SBY Ikut Jadi Jurkam Prabowo-SandiAnggota Dewan Pembina Partai Gerindara Djoko Santoso. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Lebih lanjut, Djoko juga menyambut baik bila mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bergabung dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandi. Namun, dia belum mengetahui apakah Gatot bakal benar-benar bergabung.

"Sampai sekarang belum ada permintaan. Ya, kami tunggu lah. Dia gabung di PAN kata beritanya," ujarnya.

Menurut Djoko, sampai saat ini Tim Pemenangan Prabowo-Sandi belum disahkan. Pensiunan jenderal bintang empat itu mengatakan pihaknya masih melakukan penyempurnaan Tim Pemenangan Prabowo-Sandi sebelum didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Belum, belum. Ada ya nanti masukin lagi, tunggu lah sabar," tuturnya.

Djoko Santoso: SBY Ikut Jadi Jurkam Prabowo-SandiKetua MPR Zulkifli Hasan (kiri) usai bertemu mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Energi Baru dari Gatot

Di tempat lain, Partai Demokrat menyambut baik Gatot Nurmantyo jika bergabung ke Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga. Kehadiran Gatot disebut bakal membawa energi baru.

"Tentu Pak Gatot Nurmantyo itu akan membawa enrgi baru. Bukan sekedar energi, ini energi roket betulan bukan roket mainan," kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean di Rumah SBY, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (12/9).

"Jadi ini akan menambah kemenangan bagi Pak Prabowo-Sandi," ujarnya.


Namun Ferdinand belum mengetahui apakah Gatot benar-benar telah bergabung dengan Tim Pemenangan Prabowo-Sandi. Dia baru sekedar mendengar pernyataan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Tetapi kami tentu akan sangat senang, bangga dan bahagia apabila Jenderal Gatot Nurmantyo bergabung bersama tim pemenangan Prabowo-Sandi," tuturnya.

Menurut Ferdinand, Gatot memiliki basis pendukung yang nyata. Selain itu, kata Ferdinand ketokohan Gatot bakal membawa kekuatan koalisi pengusung Prabowo-Sandi memenangkan pemilihan pilpres 2019.

"Ketokohan beliau akan mampu membawa power dan tenaga untuk memenangkan Pak Prabowo dan Sandi," katanya.
(pmg/pmg)