Anies mengaku telah melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Menteri Sekretaris Negara.
Dari pertemuan tersebut, kata Anies diketahui jika Wisma Atlet tercatat sebagai milik Kementerian Sekretariat Negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, sambung Anies dari pembicaraan informal yang telah ia lakukan dengan Menteri PUPR dan Mensesneg akan dilakukan pembahasan lanjutan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Jakarta, Kamis (6/9). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati) |
Di masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Pemprov DKI memang berencana mengubah fungsi wisma atlet menjadi rusun menengah ke atas pasca-Asian Games 2018.
Ahok beralasan pengubahan fungsi itu sesuai dengan kesepakatan awal saat tanah yang digunakan untuk membangun wisma atlet dihibahkan dari Sekretariat Negara (Setneg) ke Pemprov DKI Jakarta.
Beberapa waktu lalu, Anies sempat mengatakan meski secara hukum wisma atlet adalah milik pemerintah pusat, tetapi lokasinya berada di Jakarta. Karenanya, Anies menilai warga Jakarta berhak memanfaatkan wisma atlet itu.
"Tentu memanfaatkan warga yang berada di Jakarta," ujarnya di Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (4/9).
(arh/sur)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Jakarta, Kamis (6/9). (