"Jadi PR kita itu bukan sekedar soal estetika, nampak indah, sungainya nampak indah, tapi yang paling penting pencemaran yang terjadi di DKI selama beberapa tahun ini meningkat secara signifikan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/9).
Anies menyatakan dari data yang dia miliki soal kualitas air sungai di Jakarta dari 2014 sampai 2017 memang diketahui ada penurunan pencemaran sungai di Jakarta. Namun, hal itu hanya bagi sungai dengan kategori tercemar ringan dan sedang saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk sungai tercemar berat justru malah mengalami kenaikan. Anies menyebut persentase untuk sungai tercemar berat dari 32 persen naik menjadi 61 persen.
"Kita sudah menyusun, sudah menyiapkan roadmap-nya untuk segera mengembalikan ke kondisi sebelumnya karena proses pencemaran terjadi dalam waktu yang cukup singkat," katanya.
Meski begitu, Anies menyatakan tetap berupaya membenahi permasalahan Sungai Ciliwung.
"Kami harus bereskan,"
Dalam lawatannya ke Korea Selatan, Presiden Joko Widodo sempat berujar memiliki keinginan agar Kali Ciliwung bisa sebersih Sungai Cheonggyechoen di Seoul, Korea Selatan. Dia menyatakan hal itu selepas menyusuri sungai di Seoul di sela-sela kunjungannya ke Korsel.
Jokowi bahkan meminta Wali Kota Seoul Park Won Soon berbagi cara membenahi sungai kotor menjadi bersih. (ayp/gil)