Gatot Nurmantyo: Biarkan Saya di Tengah Saja

Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Jumat, 14/09/2018 06:50 WIB
Gatot Nurmantyo: Biarkan Saya di Tengah Saja Gatot Nurmantyo belum memutuskan untuk mendukung salah satu bakal calon presiden-wakil presiden di Pemilu 2019. Dia menegaskan ingin memiliki posisi politik di tengah saja. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo membantah telah bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan mendukung pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Untuk saat ini, biarkan saya di tengah saja. Saya tidak ke mana-mana, masih menjadi pengamat saja," kata Gatot melalui akun twitter @Nurmantyo_Gatot, Kamis (13/9).

Akun @Nurmantyo_Gatot dibuat sejak Januari 2018. Akun tersebut diikuti 58 ribu pengguna twitter.



Gatot menegaskan berita tentang dirinya bergabung ke PAN atau bergabung dalam timses Prabowo-Sandi hoaks. Gatot menerangkan saat ini dia ingin fokus pada kegiatan lainnya.

"Mohon doa yang terbaik untuk saya," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengklaim Gatot telah bergabung ke Tim Pemenangan Nasional Prabowo -Sandiaga.

"(Gatot) Iya, iya udah (gabung)," kata Zulkifli ditemui di kawasan Matraman, Jakarta, Selasa (11/9).

Tak hanya Zulkifli Hasan, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso juga mengatakan hal yang sama.

Djoko, yang juga mantan Panglima TNI itu, juga mengonfirmasi soal peluang Gatot masuk PAN dan ikut timses pemenangan Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019.


Sementara itu, Sandiaga pun mengklaim Gatot telah menyambut positif ajakan masuk ke dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019. Sandi mengaku tengah menunggu kesediaan Gatot untuk bisa bertemu langsung.

Sandi menilai pensiunan jenderal bintang empat itu adalah sosok yang tegas dan paham soal ancaman perang ke depan salah satunya adalah masalah ekonomi. Oleh karena itu, kata Sandi pihaknya akan fokus pada masalah ekonomi dalam Pilpres 2019.

Di satu sisi, rumor Gatot masuk PAN sempat dibantah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Viva Yoga Mauladi. Viva mengklaim posisi Gatot di timses Prabowo-Sandi masih dalam proses pembahasan. Jika jadi bergabung, Gatot disebutnya bakal menempati posisi strategis.

Pernyataan Gatot yang menyatakan berada di 'tengah-tengah' disikapi sejumlah relawan Gatot Nurmantyo. Ada yang mendukung Prabowo-Sandi, ada pula yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Militan Gerakan Nusantara Gatot Nurmantyo, misalnya. Salah satu kelompok relawan Gatot itu telah menemui Sandiaga Uno pada 6 September 2018. Para relawan itu mengaku siap mengawal kemenangan Prabowo-Sandi karena dianggap memiliki pemikiran yang sejalan dengan Gatot.

(ugo/kid)