Kubu Jokowi: Rizieq Pulang Saja Kalau Tak Merasa Bersalah

Tim CNNIndonesia, CNN Indonesia | Senin, 17/09/2018 13:15 WIB
Kubu Jokowi: Rizieq Pulang Saja Kalau Tak Merasa Bersalah Imam Besar FPI, Rizieq Shihab. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Raja Juli Antoni menyatakan kewenangan jaminan kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia bukan berada di tangan presiden terpilih. Hal ini menanggapi pakta integritas yang ditandatangani bakal calon presiden Prabowo Subianto dengan para tokoh agama yang tergabung dalam Ijtimak Ulama.

Sebanyak 17 poin ada di dalam pakta integritas itu di mana salah satunya adalah menjamin kepulangan Rizieq yang saat ini ada di Arab Saudi.

Antoni mengatakan jika tak merasa bersalah maka Rizieq bisa langsung pulang tanpa perlu minta jaminan kepada bakal capres-cawapres, dalam hal ini Prabowo-Sandiaga.


Menurut Antoni, jaminan kepulangan Rizieq dari Arab Saudi ke Indonesia merupakan ranah penegakan hukum, bukan presiden terpilih.

"Itu soal law enforcement. Saya mengharapkan datang saja kalau memang tidak ada masalah," ujar Antoni di Rumah Cemara, Jakarta, Senin (17/9).

Antoni menuturkan jaminan bagi Rizieq juga tidak perlu karena Indonesia memiliki media massa yang siap membantu mempublikasikan ekpresi yang disampaikan Rizieq.

"Dia bisa mengekspresikan apapun yang terjadi. Orang tidak akan berpikir konspiratif," ujarnya.
Kubu Jokowi: Rizieq Pulang Saja Kalau Tak Merasa BersalahFoto: CNN Indonesia/Timothy Loen

Sementara itu, Antoni juga mengimbau Rizieq untuk segera kembali ke Indonesia untuk turut terlibat dalam Pilpres 2019 secara langsung. Ia meminta Rizieq mempercayai integritas penegakan hukum di Indonesia.

"Tidak perlu (pulang) menunggu siapa menang, siapa kalah. Yang bisa dijanjikan law enforcement, tidak perlu takut. Berani karena benar, takut karena salah. Jadi pulang saja, besok atau kapan, pulang saja," ujarnya.

Sebelumnya, pasangan Prabowo-Sandiaga menyatakan siap menjamin kepulangan dan memulihkan hak-hak Rizieq jika terpilih menjadi presiden dan wapres di Pilpres 2019.

Kesiapan itu tertuang dalam pakta integritas GNPF Ulama yang ditandatangani dalam Ijtimak Ulama II di Jakarta, Minggu (16/9).

Selain itu, Prabowo juga menyatakan siap memberi keadilan kepada para tokoh 411, 212, dan 313 yang saat ini bermasalah dengan hukum atas tuduhan makar. (jps)