Isu pembentukan Paguyuban Korban Jokowi yang digagas Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon tidak perlu dibesarkan, karena tidak mendidik masyarakat.
"Itu bagian dari negative campaign, mungkin ada yang tidak puas dengan Jokowi. Tapi ini enggak penting buat kampanye damai," kata Lukman saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu enggak produktif. Bagaimana sekarang kita perang ide dan gagasan, mengedukasi masyarakat," kata dia.
Menurut Lukman, pembentukan paguyuban itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak puas atas kinerja Jokowi selama memimpin pemerintahan. Oleh karena itu, isu seperti ini sedianya tidak perlu digunakan dalam pemilu 2019 karena justru bisa memunculkan konflik.
Sebab, hingga saat ini kampanye negatif kerap dilakukan lantaran tidak ada aturan yang melarangnya. Padahal, jika isu ini dimainkan tidak ada hal positif yang diperoleh masyarakat.
"Menginventarisasi isu-isu apa di tengah masyarakat, walaupun itu bagian dari negative campaign yang dibolehkan tetapi kalau tidak produktif, kita katakan tidak produktif buat bangsa, lantas untuk apa," ujarnya.