Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan dari PMD sebesar Rp166,6 miliar tersebut, sebanyak Rp99,9 miliar nantinya akan digunakan untuk membangun Jakgrosir.
"Saat ini kami mengajukan PMD sebesar Rp 166,6 miliar, terdiri dari pembangunan Jakgrosir di 4 wilayah, Jakarta Utara, Selatan, Barat, Timur," kata Arief dalam rapat Banggar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membangun Jakgrosir, sebanyak Rp66,69 miliar dari PMD tersebut rencananya juga digunakan untuk membangun pasar tematik buku. Nantinya, pasar tematik akan dibangun di lima wilayah di Jakarta.
"Rp166,6 miliar setuju ya," kata Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana sekaligus pemimpin banggar sambil mengetok palu.
PMD Dharma Jaya
Selain itu, DPRD DKI Jakarta menyetujui pemberian PMD untuk PD Dharma Jaya sebesar Rp79,4 miliar.
Direktur Utama PD Dharma Jaya Johan Romadhon mengatakan pengajuan PMD sebesar Rp79,4 miliar dilakukan guna menyesuaikan pagu modal dasar yang boleh diterima PD Dharma Jaya.
"Rp79,4 miliar ini sekadar memenuhi dulu sampai mentoknya perda modal dasar yang dimiliki Dharma Jaya, modal dasar Rp 250 miliar, yang sudah diterima sisanya, Rp 161 miliar sekian," tutur Johan.
Anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menanyakan peruntukan PMD Rp 79,4 miliar itu. Menurutnya, PMD itu harus ditolak apabila hanya digunakan untuk membayar utang.
"Dari Rp 79,4 miliar yang buat bayar utang berapa? Karena dari dulu ini ditolak untuk bayar utang," kata Bestari.
"Semuanya untuk pengadaan daging dan pengadaan sapinya," ujarnya.
Forum Banggar akhirnya menyetujui usulan PMD oleh Dharma Jaya tersebut.
"Rp79,4 miliar kita setujui ya," kata Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana sambil mengetok palu. (wis)