Gerindra Merasa Diuntungkan Jika Jokowi Dapat Nomor Urut 2
Tim | CNN Indonesia
Jumat, 21 Sep 2018 18:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan nomor urut pasangan calon presiden-wakil presiden bakal mempengaruhi keterpilihan atau efek elektoral paslon terkait.
Terutama, jika pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 2.
"Jelas [nomor urut] memberikan efek besar elektoral yang baik," kata dia, di Gedung DPR Jakarta, Jumat (21/9).
"Oh iya, Gerindra diuntungkan [jika JOkowi-Ma'ruf mendapat nomor urut 2]. Jadi Pak Jokowi kampanye untuk partai Gerindra nanti," imbuhnya sambil tertawa.
Diketahui, Partai Gerindra merupakan parpol yang mendapatkan nomor urut 2 dalam Pemilu 2019. Partai ini merupakan salah satu pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Namun demikian, kata Riza, nomor urut 1 atau pun 2 akan sama-sama menguntungkan.
"Nomor 1 dan 2 itu baik. Apalagi Partai Gerindra partai nomor [urut] 2. Jadi kami beruntung mendapat nomor itu," ucapnya.
Terpisah, pakar semiotika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Acep Iwan Saidi menjelaskan nomor urut capres-cawapres akan banyak berarti jika tim kampanye bisa memaksimalkannya melalui kreativitas memaknai angka itu.
"Dalam ilmu semiotika, angka itu adalah sebuah tanda yang menunjukkan sesuatu. Sekarang kalau di politik, angka itu harus menciptakan makna, tim kampanye harus kreatif dalam memaknai nomor urut yang akan didapat," kata dia, dikutip dari Antara.
Diberitakan sebelumnya, hanya akan dua nomor pasangan capres-cawapres yang bakal diundi Jumat (21/9) malam. Yakni, nomo 1 dan 2.
Rencananya Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Ma'ruf Amin bakal menghadiri acara tersebut.
(ctr/arh)
Terutama, jika pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 2.
"Jelas [nomor urut] memberikan efek besar elektoral yang baik," kata dia, di Gedung DPR Jakarta, Jumat (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Partai Gerindra merupakan parpol yang mendapatkan nomor urut 2 dalam Pemilu 2019. Partai ini merupakan salah satu pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Terpisah, pakar semiotika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Acep Iwan Saidi menjelaskan nomor urut capres-cawapres akan banyak berarti jika tim kampanye bisa memaksimalkannya melalui kreativitas memaknai angka itu.
"Dalam ilmu semiotika, angka itu adalah sebuah tanda yang menunjukkan sesuatu. Sekarang kalau di politik, angka itu harus menciptakan makna, tim kampanye harus kreatif dalam memaknai nomor urut yang akan didapat," kata dia, dikutip dari Antara.
Rencananya Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Ma'ruf Amin bakal menghadiri acara tersebut.
(ctr/arh)