Kubu Prabowo Yakin Tetap Dapat Pemilih Simpatisan Gus Dur

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/09/2018 19:42 WIB
Kubu Prabowo Yakin Tetap Dapat Pemilih Simpatisan Gus Dur Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Riza Patria. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Riza Patria menghormati keputusan Putri Presiden keempat Abdurahman Wahid, Yenny Wahid memilih mendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun, dia masih yakin sejumlah pendukung Gus Dur tetap memilih Prabowo-Sandiaga.

"Kalau betul Ibu Yenny dukung Pak Jokowi saya kira itu hak sebagai warga negara tapi kami yakin pemilih simpatisan dari pak Gus Dur Abdurahman Wahid, presiden kita sebelumnya kami optimis akan memilih Prabowo-Sandi," kata Riza di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (26/9).

Riza mengklaim Prabowo dan Gus Dur berhubungan dekat di masa lampau. Dia bahkan mengungkit pernyataan Gus Dur yang menyebut bahwa Prabowo merupakan orang paling ikhlas di Indonesia.
"Enggak, kami enggak kecewa. Kami memahami dalam situasi seperti ini setiap tokoh punya pertimbangan lain kenapa harus memilih si A kenapa harus memilih si B itu tidak ada masalah," ujarnya.


Terlebih, Riza mengklaim bakal banyak juga warga Nahdlathul Ulama yang mendukung kubu Prabowo-Sandi.

"Kalangan NU sejauh pengamatan kami memberikan dukungan yang besar kepada Prabowo-Sandi," ujar Riza.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengapresiasi dukungan Yenny terhadap Jokowi. Ia juga tidak menampik hal tersebut bakal memberikan efek kepada kubu Jokowi-Ma'ruf.
Mardani menyatakan efek dari Sandiaga bakal lebih besar ketimbang dukungan Yenny kepada Jokowi-Ma'ruf. Pasalnya, kata dia sambutan masyarakat saat Sandi terpilih menjadi cawapres pendamping Prabowo cukup besar.

"Ada efek tetapi sekarang ini efek Sandi jauh lebih kuat. Sandi ini luar biasa. Kami melihat wah efek Sandi saat sambutan luar biasa," ujarnya.

Ia juga tidak menampik peluang suara NU bakal bulat mendukung Jokowi-Ma'ruf. Namun, pihaknya juga telah menyiapkan strategi untuk merauo suara NU millenial .

"Ada peluang seperti itu tapi kami lagi berusaha untuk masuk ke massa kelas milenial NU. Insya Allah kuat. Gimana cara endorsenya lagi disiapkan," terangnya.
Yenny Wahid menyatakan dirinya bersama Konsorsium Kader Gus Dur memberikan dukungan kepada pasangan calon Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Yenny mengatakan Pilpres 2019 adalah proses demokrasi yang akan mengantar mandat rakyat kepada pemimpin yang tepat. Pemimpin, kata Yenny, menggenggam kekuatan untuk membangun rasa bangga sebagai suatu bangsa. (SAH/ayp)