Menurutnya, ada dua konteks yang terkait dengan Jokowi saat ini; Jokowi sebagai Presiden, dan Jokowi sebagai petahana di Pilpres 2019.
"Sah-sah saja. Dia [Jokowi] berarti sedang bekerja sebagai kepala pemerintahan atau kepala negara, karena selain berkampanye pada masa kampanye, dia melakukan tugas sehari-hari [sebagai Presiden]," kata Wahyu di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KPU mengacu pada aturan yang ada. Manakala presiden tidak sedang berkampanye, berarti sedang melakukan tugas [sebagai] kepala negara. Berarti bukan berkampanye," cetus Wahyu.
Presiden Jokowi menghadiahkan sepeda kepada seorang anak yang sukses menjawab pertanyaannya, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 20 Juli 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Jadi ini bukan adil atau tidak adil, memanfaatkan program atau bukan, aturannya memang begitu. KPU memandang dari sisi aturan," tambah Wahyu.
Tugas Ketua RT
Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik diperbolehkannya Jokowi untuk membagikan sepeda ketika bertemu masyarakat. Dia khawatir ada konflik kepentingan.
"Tugas presiden mengurangi kemiskinan, mensejahterakan rakyat, bukan bagi-bagi sepeda. Itu ketua RT aja disuruh bisa. Jadi hentikanlah itu memalukan bangsa," cetus dia, yang juga Wakil Ketua DPR itu.
Namun, jika sepeda yang dibelikan berasal dari dana pribadi Jokowi, dia meminta KPU dan Bawaslu memberikan batasan agar tidak menjadi sebuah politik uang.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Sebelumnya, pihak oposisi mengkritisi pula soal penggunaan iklan program pemerintah oleh Jokowi di sejumlah media, misalnya di bioskop. Hal itu dituding sebagai bagain kampanye.
Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja sebelumnya sempat mengimbau agar Jokowi tidak bagi-bagi sepeda di masa kampanye.
"Kalau [sudah masuk masa] kampanye ya tidak [boleh] bagi-bagi [sepeda]," kata Bagja di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (10/4).
(arh/fhr/ayp)
Presiden Jokowi menghadiahkan sepeda kepada seorang anak yang sukses menjawab pertanyaannya, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 20 Juli 2018. (
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (