Lagu 'Ganyang PKI' Bergema di Monas Usai UAS Doakan Rizieq

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 29/09/2018 23:23 WIB
Lagu dengan lirik Ribuan orang berkumpul di Monas, Jakarta, Sabtu (29/9), memanjatkan doa untuk Rizieq Shihab dan korban gempa bumi di Sulawesi Tengah. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lagu dengan lirik "ganyang Partai Komunis Indonesia (PKI)" bergema di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, saat acara "Doa untuk Keselamatan Bangsa," Sabtu (29/9). Lagu itu dikumandangkan usai pendakwah Abdul Somad memberikan ceramah dan doa untuk keselamatan Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

"Sebelum beliau pulang, kami akan memberikan sebuah buku dan CD. CD isinya PKI (film G30SPKI)," ucap seorang pembawa acara.

Setelah pemberian hadiah pembawa acara langsung menyanyikan lagu dengan lirik "ganyang PKI".


"Ganyang, ganyang, ganyang PKI! Ganyanh PKI sekarang juga," ucap pembawa acara menirukan nada lagu anak-anak "Menanam Jagung".

Ribuan orang yang hadir sontak ikut melantunkan lagu itu. Mereka bernyanyi dengan berteriak dan ditutup pekik takbir.

Dalam acara itu UAS memberikan ceramah dan memimpin doa untuk Rizieq. Dalam ceramahnya UAS bicara soal kekuatan doa.

Setelah itu ia pun mengajak jemaah untuk mendoakan keselamatan Rizieq Shihab.

Rizieq  yang sampai saat ini masih berada di Arab Saudi diiduga dibatasi pergerakannya oleh otoritas setempat.

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro mengatakan kliennya kini tak lagi bebas bergerak di Arab Saudi. Rizieq tak bisa lagi leluasa ke luar Mekkah untuk berceramah atau menerima tamu dalam jumlah besar di Arab Saudi.

"Habib Rizieq diperlakukan sebagai tahanan rumah, tidak bisa kemana-mana, hanya di Mekkah," kata Sugito kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/7).

FPI menuding ada campur tangan pemerintah Indonesia atas kondisi yang dihadapi Rizieq saat ini. Namun hal itu dibantah oleh Badan Intelijen Negara dan Imigrasi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Kemanan (Menko Polhukam) Wiranto bahkan menegaskan pemerintah bersedia membantu persoalan hukum yang menimpa Rizieq di Arab Saudi.

"Tentu sebagai warga negara kita berhak untuk membantu. Melindungi segenap bangsa dan warga negara Indonesia di manapun berada," kata Wiranto saat ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (28/9).

Di sisi lain, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama al-Shuaibi menyatakan negaranya menjaga keselamatan Rizieq. Osama juga menjamin bahwa Rizieq mengantongi izin tinggal yang sah di Arab Saudi.

"Bahwa Rizieq berada di Saudi Arabia dengan status yang legal dan tidak ada masalah dengan negara tersebut. Sampai saat ini Rizieq ada dalam kondisi sehat. Pemerintah Arab Saudi melindungi dan menjaga Habib Rizieq," tutur Osama seperti diberitakan detikcom, Rabu (27/9). (dhf/wis)