Imam FPI DKI Jakarta Muchlis Alatas menyebut umat Islam Jakarta harus mengapresiasi langkah Anies menyetop reklamasi.
"Kita harus dukung pemimpin yang berpihak kepada kita. Siap turun ke jalan? Siap berdemo? Kita ingatkan ke seluruh umat Islam kita akan demo besar-besaran," seru Muchlis dalam acara Doa untuk Keselamatan Bangsa di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (29/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muchlis juga menceritakan sedikit lika liku perizinan menggelar acara doa bersama di Monas. Kata dia hanya Anies lah unsur pemerintahan yang mendukung doa bersama untuk Rizieq Shihab.
"Pak Gubernur, kami sudah turun mendukung Anda kemarin. Kalau Anda tidak mendukung acara ini, kami kecewa berat," ucap Muchlis.
"'Saya sudah berikan izin. Apapun yang terjadi, jalankan saja,'" ucap Muchlis menirukan ucapan Anies.
Acara akhirnya digelar. Namun acara yang awalnya digelar hanya untuk mendoakan Rizieq lantas meluas jadi doa untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Selain mengirim doa panitia juga menggalang dana untuk korban gempa Sulawesi Tengah.
Doa bersama di Monas ini dihadiri sejumlah tokoh agama seperti ustaz Abdul Somad dan Ketua Umum FPI M Shobri Lubis. Pidato Rizieq dari Arab Saudi pun turut diperdengarkan kepada para jemaah yang hadir.
Sebelumnya, pada Rabu (26/9), Anies resmi mencabut izin pembangunan 13 pulau reklamasi. Keputusan itu diambil setelah Anies melakukan verifikasi dokumen pembangunan pulau-pulau tersebut dan menemukan sejumlah pelanggaran.
Tercatat ada 17 izin pembangunan pulau reklamasi. Sebanyak 4 pulau di antaranya sudah selesai dibangun. Untuk pulau-pulau itu Anies berjanji akan dimanfaatkan sebesarnya untuk kepentingan publik. (dhf/wis)