Terminal BBM Donggala Rusak, Bahan Bakar Langka

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 30/09/2018 14:37 WIB
Terminal BBM Donggala Rusak, Bahan Bakar Langka Warga mengambil BBM dari mobil tangki di SPBU, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). Gempa dan tsunami yang melanda wilayah Palu mengakibatkan kesulitan BBM (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasioal Penanganan Bencana (BNPB) meyebut bahwa terminal BBM di Kabupaten Donggala rusak. Hal ini menyebabkan langkanya ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

"(Penanganan pengadaan) BBM jadi prioritas. Terminal BBM Donggala rusak. Akses jalan rusak dan tertutup longsor sehingga menggangu pasokan," jelas Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (30/9).

Untuk menangani kelangkaan BBM ini, pemerintah mengerahkan pasokan bahan bakar melalui terminal BBM di Poso, Mutong, Toli-toli dan Paripari.


"Pertamina terus memprioritaskam agar pasokan minyak bisa masuk ke Palu," lanjutnya.

Akibat kelangkaan BBM ini, genset tidak beroperasi, kendaraan tidak beroperasi, pompa bensin pun tidak berjalan.

Selain itu, sebagian kota Palu pun mengalami pemadaman listrik akibat matinya lima gardu induk PLN.

PLN segera mengambil langkah antisipasi dengan menyiapkan delapan genset. Namun, genset ini membutuhkan pasokan BBM. Padahal ketersediaan BBM di wilayah itu terbatas.

Sutopo menyatakan, pasokan listrik yang terputus membuat telekomunikasi lumpuh sehingga menghambat pendataan penanganan bencana.

Dalam kondisi listrik padam, menara BTS untuk telekomunikasi mengandalkan pasokan listrik dari genset yang juga membutuhkan pasokan BBM. (tst/eks)