CNNIndonesia.com berkesempatan untuk langsung terbang ke Palu dengan menumpang pesawat hercules milik TNI, Minggu (30/9).
Tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, CNNIndonesia.com masih harus mengantre untuk keluar dari pesawatHhercules tersebut. Sebab, pesawat itu tak sekedar membawa awak media saja, tetapi juga relawan serta bantuan bagi para korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum selesai semua bantuan itu dikeluarkan, tiba-tiba segerombolan masyarakat justru mendekati pesawat Hercules tersebut. Mereka ingin naik ke pesawat dengan tujuannya untuk keluar dari Palu.
Warga histeris saat mencoba mengevakuasi diri dari Palu dengan pesawat Hercules di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Ia pun sudah membawa semua perlengkapan yang ia butuhkan, termasuk kebutuhan untuk dua orang anaknya.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Lina, yang mengaku memiliki saudara di Makassar. Karenanya, ia ingin bisa keluar dari Palu dan mengungsi sementara di ibu kota Sulawesi Selatan itu.
Tak hanya warga Palu saja yang ikut mengantre untuk masuk pesawat, dari pantauan CNNIndonesia.com tampak beberapa warga negara asing juga ikut mengantre masuk ke pesawat TNI tersebut.
Personel TNI yang bertugas cukup kelawahan untuk meladeni warga yang terus memaksa ingin masuk ke dalam pesawat. Mereka pun terpaksa menutup pintu pesawat guna mencegah warga membludak masuk.
Warga histeris saat mencoba mengevakuasi diri dari Palu dengan pesawat Hercules di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). (