"Jangan sampai muncul hoaks, berita tidak benar yang meresahkan masyarakat, tidak enak, dan tidak elok," ujar Wiranto di Kantor Presiden, Selasa (2/10).
Hal tersebut disampaikan Wiranto usai mengikuti rapat terbatas menangani dampak gempa dan tsunami Palu-Donggala bersama Presiden Joko Widodo.
Dalam rapat terbatas, kata Wiranto, Presiden Joko Widodo menginstruksikan langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta jajaran Polri tak ragu menangkap penyebar hoaks, terutama tentang bencana di Palu-Donggala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkopolhukam Wiranto. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Sebelumnya, beredar banyak berita bohong terkait gempa dan tsunami di Palu. Salah satunya adalah beredar kembalinya foto-foto korban gempa dan tsunami di Aceh 14 tahun lalu yang disebut sebagai korban terbaru di Palu.
Berita bohong lainnya adalah gempa susulan sekitar 8 Skala Richter kembali mengguncang Palu, meninggalnya Wali Kota Palu Hidayat Lamakarate akibat gempa, serta retaknya Bendungan Bili-Bili di Kabupaten Gowa.
Wiranto menegaskan perkembangan terbaru yang valid akan selalu disampaikan satu pintu melalui Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
(chri/gil)
Menkopolhukam Wiranto. (CNN Indonesia/Safir Makki)