FOTO : Kondisi Lapas di Palu Pascaguncangan Gempa

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 22:19 WIB

Palu, CNN Indonesia -- Tahanan-tahanan yang berada di lapas dan rutan di Palu dan Donggala kabur setelah gempa dan tsunami menimpa wilayah bagian provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Kepala Lapas Palu, Adhi Yanriko menunjukkan kondisi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Palu yang roboh akibat gempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Bekas semburan lumpur dan pasir di lapangan Lapas Palu, pascagempa warga binaan dikumpulkan di lapangan. Namun, gempa susulan yang lebih besar menguncang, dan membuat kepanikan karena tanah mulai amblas dan menyemburkan lumpur pasir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kepala Lapas Palu, Adhi Yanriko memperlihatkan bagian dari tempat di bawah pengelolaan Ditjen PAS Kemenkumham yang rusak akibat gempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Suasana blok 2 Lapas Kelas II A Palu pascagempa. Ditjen PAS memberi waktu sepekan bagi para narapidana dan tahanan di lapas dan rutan di Palu dan Donggala yang kabur untuk menyerahkan diri. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Salah satu suasana sel di blok 2 Lapas Kelas II A Palu Pascagempa. Sel itu kosong ditinggal tahanan yang menghuninya kabur pascagempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Salah satu napi Lapas Kelas II A Palu yang tak ikut kabur setelah gempa pada 28 September 2018. Di lapas ini sebanyak 66 napi masih bertahan di dalam lapas pascagempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kondisi di salah satu sudut blok 1 Lapas Kelas II A Palu pascagempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tembok kamar blok 2 Lapas Kelas II A Palu yang rubuh pascaguncangan gempa 28 September 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tembok luar Lapas Kelas II A Palu yang roboh diguncang gempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tembok luar Lapas Kelas II A Palu yang ambruk dan dimanfaatkan sejumlah napi melarikan diri. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dirjen PAS Kemenkumham menegaskan jika sepekan setelah gempa pada 28 September lalu tahanan tak menyerahkan diri, mereka akan diburu dengan tegas. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pada hari Selasa (2/10) tercatat 77 orang napi telah melaporkan keberadaanya. Petugas mencatat 674 napi berada dalam lapas palu ketika bencana gempa terjadi pada 28 September 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sejumlah napi yang keluar dari lapas dikenakan wajib lapor setiap harinya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)