FOTO: Kapal-kapal yang Terhempas ke Darat karena Tsunami Palu

ANTARA FOTO, AFP PHOTO, CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 14:06 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gelombang tsunami yang menyapu pesisir Palu bukan hanya menghancurkan bangunan, tapi membawa kapal-kapal besar terhempas ke daratan.

Warga melintas di depan kapal Sabuk Nusantara 39 yang terdampar ke daratan akibat gempa dan tsunami di desa Wani, Pantai Barat Donggala, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Kapal Sabuk Nusantara 39 bukan satu-satunya kapal yang terhempas ke darat. Gelombang tsunami setinggi tiga meter membuat pesisir Pantai Talise, Palu, porak poranda, dan membawa beberapa kapal menerobos di antara rumah-rumah. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Lebih dari 1.400 orang dinyatakan tewas karena gempa dan tsunami yang menghantam Palu pada Jumat (28/9) petang itu dan menyebabkan belasan ribu orang lain mengungsi. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Dua kapal terdampar ke dermaga di kawasan pelabuhan Pantoloan, Palu. Setelah rusak karena gempa, Pelabuhan Pantoloan mulai difungsikan kembali untuk mengangkut pengungsi dan distribusi bantuan bencana. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Pada H+5, pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan, dengan total lebih dari 6000 personil dikerahkan. Jalur-jalur yang semula tertutup pun kini bisa dilalui sehingga pasukan yang dikerahkan bisa semakin bertambah. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Pada Rabu (3/1), lebih dari 519 korban tewas telah dimakamkan secara massal sejak dua hari lalu. Pemerintah memutuskan untuk memakamkan massal korban yang telah teridentifikasi atas alasan kesehatan dan agama. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Masyarakat Palu sendiri kini berbondong-bondong meninggalkan daerahnya untuk mencari tempat yang lebih aman. TNI AU dan TNI AD menyediakan kapal dan pesawat gratis untuk mengangkut korban terdampak. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Proses evakuasi dan pembenahan kota Palu sendiri sempat terkendala minimnya alat berat. Bukan hanya kapal dan mobil, puing-puing bangunan yang runtuh pun belum bisa diangkat seluruhnya. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)