"Pak Prabowo sih biasa saja. Pak Prabowo berkali-kali menghadapi situasi kayak gini dikhianati, dibohongi, dikibuli, biasa itu," ujar Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/10).
Muzani mengatakan tindakan Ratna membohongi Prabowo bagian dari ujian sebagai seorang pemimpin. Ia berkata pemimpin akan menghadapi berbagai ujian, salah satunya dibohongi untuk naik kelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap yakin bahwa ujian untuk kemenangan akan selalu kami hadapai. Mungkin akan lebih berat lagi dari pada ini," ujarnya.
"Mana ada yang tidak percaya? Kiai-kiai percaya, habib percaya, semua orang-orang percaya dengan apa yang dinyatakan Pak Prabowo," ujar Muzani.
Sebelumnya, Ratna mengaku telah membohongi Prabowo dan sejumlah politisi di Timses Prabowo-Sandiaga. Ia semula mengaku menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat, hingga mengalami luka lebam di wajah.
Ratna sendiri telah mengakui kebohongannya tersebut. Dia juga sudah menyatakan mundur dari posisinya sebagai Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.
Atas hal tersebut, sejumlah pihak melaporkan Ratna hingga Prabowo ke kepolisian atas dugaan penyebaran hoak. (osc/jps)