Hashim tidak menyebut secara rinci pengusaha-pengusaha yang mengalihkan dukungan ke Prabowo.
"Terus terang saya kaget begitu banyak orang yang dulu dukung Jokowi-JK sekarang berbalik arah khususnya pengusaha Tionghoa banyak sekali. Banyak pengusaha, pedagang yang dulu dukung pak Jokowi sudah ganti pilihan," kata Hashim kepada CNNIndonesia.com, di Jakarta, Kamis (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dukungan dari pengusaha, Hashim juga mengklaim bahwa Prabowo mendapat dukungan dari kalangan ulama. Termasuk dari kalangan Nahdlatul Ulama.
Kata dia, Prabowo akan melanjutkan kunjungan-kunjungannya ke pondok pesantren NU di Jawa Timur, Tengah dan Barat.
Hashim menyebut paham NU yang demokratis memungkinkan setiap kiai memiliki pandangan dan pilihan politik yang berbeda.
Meskipun sederet tokoh NU seperti Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Wasekjen PBNU Masduki Baidowi, hingga Yenny Wahid terang-terangan mendukung petahana, Hashim yakin masih banyak kiai NU yang mendukung Prabowo.
"Banyak kiai datang ke saya, dukung kita. Banyak dan saya kira di NU itu semua demokratis kan. Mungkin satu kiai dukung ini tapi kiai yang lain dukung yang lain," lanjutnya.
Selain itu, kata Hashim, kubu Prabowo juga siap untuk lebih intensif mendekati wilayah-wilayah yang belum menjadi lumbung suara di 2014 silam.