FOTO: Trauma Healing Untuk Anak Korban Gempa Palu

AFP PHOTO, REUTERS, ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Minggu, 07/10/2018 22:03 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa yang melanda Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya membuat anak-anak yang menjadi korban membutuhkan penanganan trauma healing.

Seorang anak menghadiri doa masal di Pantai Talise, tepat sepekan setelah kejadian Tsunami Palu terjadi. (REUTERS/Beawiharta)
Seorang gadis membawa barang-barang berharga dari reruntuhan rumahnya setelah gempa bumi melanda kecamatan Balaroa di Palu. (REUTERS/Beawiharta)
 Keluarga yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami berada di tempat penampungan sementara di Donggala, Sulawesi Tengah. (REUTERS/Athit Perawongmetha)
Seorang korban gempa memandikan putranya di luar kemahnya di sebuah kamp sementara di Palu. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Orang-orang menghadiri kebaktian gereja di daerah gempa yang rusak di desa Jono, di Sigi, selatan Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. (REUTERS/Darren Whiteside)
Anak-anak makan di luar tenda mereka karena alasan keamanan setelah gempa di desa Biromaru di Sigi. (REUTERS/Beawiharta)
Anak-anak bermain di luar tenda di kamp sementara di Palu di Sulawesi Tengah. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Ketua KPAI Seto Mulyadi atau Kak Seto melakukan Trauma Healing dengan cara mengajak bermain anak-anak korban gempa tsunami Palu di kantor Dinas Sosial, Palu, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Seorang anak korban gempa dan tsunami Palu-Donggala bermain balon di penampungan sementara Yayasan Akar Panrita Mamminasata, Antang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/10). (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
Sejumlah gambar bocah korban gempa tsunami Palu hasil kegiatan Trauma Healing terpajang di salah satu tenda pengungsian di kantor Dinas Sosial, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)