Serikat Becak Tak Ingin Tergantung Izin Gubernur

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 04:11 WIB
Serikat Becak Tak Ingin Tergantung Izin Gubernur Koordinator Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah, di depan Balai Kota Jakarta, Senin (23/7). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koordinator Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah meminta operasional becak di Jakarta tidak bergantung pada izin Gubernur DKI Jakarta. Sebab, operasionalnya terancam jika ada pergantian kepemimpinan.

Hal ini terkait dengan revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang melarang operasional becak di Jakarta sedang dalam proses revisi.

Dalam revisi tersebut, diketahui ada klausul yang menyatakan bahwa operasional becak di Jakarta dilakukan atas izin dari gubernur.


"Sekarang [revisi perda] sudah disodorkan pak gubernur, cuma bunyinya masih jadi ganjalan. Bunyinya, 'becak itu boleh beroperasi di Jakarta atas izin gubernur'. Kata 'atas izin gubernur' kita pengen ilangin," tutur dia, saat dikonfirmasi, Senin (8/10).

Jika aturan operasional becak di Jakarta berdasarkan pada izin gubernur, kata Rasdullah, operasional becak terancam jika ada pergantian gubernur.

"Kalau gubernurnya pak Anies [diizinkan beroperasi], kalau enggak?" cetusnya.

Para penarik becak di Pasar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu 20 Januari 2018. Para penarik becak di Pasar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu 20 Januari 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Rasdullah sendiri mengakui tak ada lagi penindakan becak oleh Satpol PP sejak Anies memimpin Jakarta.

"Sekarang bersahabat, antara polisi, satpol PP itu bersahabat dengan becak," akunya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana untuk merevisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum guna mengatut operasional becak di Jakarta.

"Kalau becak kan kita sudah sepakat nunggu perda, kan revisi perda lagi dikeluarin," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI Masdes Aroufi di Balai Kota Jakarta, Senin (8/10).

Gubernur DKI Anies Baswedan sebelumnya juga telah mewacanakan untuk kembali mengaktifkan becak sebagai sarana transportasi di Jakarta.

"Kami akan atur agar kebutuhan warga akan transportasi difasilitasi. Becak tidak akan ada kalau enggak ada kebutuhan atas becak, untuk itu angkutan baru akan kami segerakan, bagian ini adalah mengatur agar becak bisa beroperasi di rute yang ditentukan," kata Anies, Minggu (14/1).

(dis/arh)