Ia menduga bahwa massa itu adalah kelompok Islam radikal yang bertujuan untuk mengganti sistem pemerintahan Indonesia.
"Kami menduga sejak awal, pasti yang mengawal adalah kelompok pendukung terutama kelompok islam radikal dan garis keras," kata Karding saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Rabu (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan pendapatnya itu berdasarkan hasil survei yang dirilis LSI yang menyatakan bahwa Prabowo-Sandi unggul di kelompok Islam berorientasi Persaudaraan Alumni 212 dan FPI.
Massa Persaudaraan Alumni 212 yang mengawal pemeriksaan Amien Rais memadati pintu Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
Sebab, pemerintah telah mengeluarkan Perppu No.2 tentang Organisasi Kemasyakaratan yang mencabut badan hukum HTI itu.
"Artinya, semua gerakan-gerakan yang ingin mengganti Pancasila dengan sistem lain itu namanya melawan negara," kata dia.
Orator Ricky Fattama melontarkan pernyataan tentang perlunya menerapkan sistem Khilafah Islamiyah di Indonesia.
"Itu hanya bisa gerakkan oleh pemimpin yang merupakan khalifah di dalam naungan sistem khilafah islamiyah. Takbir!" ucap Ricky.
(rzr/arh)
Massa Persaudaraan Alumni 212 yang mengawal pemeriksaan Amien Rais memadati pintu Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). (