"Nanti kami mendalami hasil yang muncul di persidangan [Johannes B Kotjo]. Nanti kami pelajari, nanti kami kembangkan [keterlibatan Sofyan Basir]," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/10).
Sejauh ini, kata Saut, status Sofyan masih sebagai saksi. Menurutnya, hasil persidangan Kotjo akan menjadi masukan bagi penyidik KPK mengembangkan kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini diketahui telah menjerat tiga orang sebagai tersangka. Yakni, Kotjo, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Baru Kotjo yang telah dibawa ke pengadilan.
Direktur Utama PT PLN Persero Sofyan Basir, di Jakarta, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Eni pun sempat bertemu dengan Sofyan dan Kotjo di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 2017. Dalam pertemuan itu ketiganya membahas perkembangan proyek PLTU Riau-1 yang rencananya akan dilakukan percepatan.
Setelah berbincang bertiga, Sofyan meminta kepada Eni agar dapat bicara empat mata dengan Kotjo. Hingga beberapa hari kemudian, Eni kembali bertemu dengan Kotjo. Saat itu Kotjo menceritakan hasil pembicaraannya dengan Sofyan.
Saut melanjutkan bahwa pihaknya akan mengumpulkan kepingan pengakuan para saksi di persidangan soal pertemuan Sofyan, Eni, dan Kotjo tersebut. Menurut dia, pihaknya tak bisa hanya menggunakan pengakuan dari Eni semata.
"Ya mozaik-mozaik ini kan harus dikumpulkan, pertemuan di mana, kapan, apa pembicaraannya, itu kan perlu kehati-hatian... Nanti kami dalami, artinya enggak mungkin kan dia (bicarakan) harga bawang di situ [saat pertemuan]," kata Saut.
Mantan Wakil Ketua Komisi VIII Eni Maulani Saragih saat bersaksi di sidang lanjutan kasus PLTU Riau-1 dengan terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo, Jakarta, Kamis (11/10). (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Oh enggak ada [lobi-lobi], misalkan ada tingkat suku bunga ya. Tapi yang lain sudah disampaikan pada KPK. Jadi nanti sudah saya smapaikan ke KPK," kata Sofyan usai diperiksa, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/9). (fra/arh)
Direktur Utama PT PLN Persero Sofyan Basir, di Jakarta, beberapa waktu lalu. (
Mantan Wakil Ketua Komisi VIII Eni Maulani Saragih saat bersaksi di sidang lanjutan kasus PLTU Riau-1 dengan terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo, Jakarta, Kamis (11/10). (