Eva menganggap kebiasaan ibadah Jokowi tersebut secara tidak langsung 'menampar' orang-orang yang suka meneriakkan kata takbir.
Menurutnya, Jokowi memiliki jiwa spiritualitas yang jauh melebihi orang lain walaupun bekerja setiap hari dari subuh hingga malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari. (Detikcom/Ari Saputra) |
Dia mengakui Jokowi bukan sosok yang sering mengenakan pakaian bernuansa agamis, seperti sorban atau yang lainnya. Tapi, menurutnya, Jokowi terus bekerja drngan berorientasi pada mental dan terus mengabdikan diri pada masyarakat.
"Kalau religiusitas berurusan simbol-simbol dan ritual, entah baju, sorban, Jokowi enggak pakai itu semua. Tapi dalam bekerja dalam orientasi mental, mengabdikan diri kepada rakyat itu di atas avarage," ujar dia.
Dia pun menerangkan Jokowi telah banyak melakukan perubahan selama empat tahun kepemimpinannya sebagai Presiden, seperti merombak gaya berpakaian birokrat hingga bekerja tak kenal waktu yang membuat jajaran menteri dan pembantu lainnya kelelahan.
"Menteri salah ngomong, saling bersilangan swasembada jagung, beras dan seterusnya tapi itu bisa terselesaikan dengan kinerja rill," ucap Eva.
(mts/gil)
Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari. (Detikcom/Ari Saputra)