Selain memanggil James, penyidik lembaga antirasuah juga akan memanggil pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan pejabat Lippo Group lainnya.
"Tadi saya dapat informasi dari tim nanti direncanakan akan dilakukan proses pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, baik dari pihak pemprov (Jawa Barat) kalau dibutuhkan, yang terutama tentu dari pihak Pemkab (Bekasi) dan pihak Lippo," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.
Lalu di Apartemen Trivium Terrace, Kantor Lippo Cikarang dan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) di Hotel Antero Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Febri mengatakan pemeriksaan sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap ini bisa dari unsur pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi ataupun pihak di Lippo Group yang memiliki jabatan resmi. Namun, Febri belum mengetahui kapan pemeriksaan para saksi dilakukan.
"Kalau itu relevan maka tentu akan kami Panggil sebagai saksi," kata dia.
Dalam kasus dugaan suap ini, KPK telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Mereka di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.
Selanjutnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi. (fra/wis)