Hal itu dikatakannya saat menghadiri Deklarasi Emak-emak Binangkit relawan Prabowo-Sandi di Pendopo Inna Heritage Hotel Denpasar, Bali, Jumat (19/10), dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (20/10).
Misalnya, ia mencontohkan, soal kepemilikan hotel-hotel di Bali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia menyinggung persoalan jus buah yang disebutnya merupakan hasil impor, bukan hasil panen petani lokal.
Ditambahkannya, banyak aset dan sumber daya alam yang dikuasai oleh segelintir orang saja yang bahkan berasal dari negara lain.
"Jadi, akhirnya kita disuruh seneng dan gembira dengan hal-hal yang rendah. Jadi kamu boleh bekerja tapi jadi tukang sapu atau pelayan di hotel, kamu boleh bekerja, tapi upahmu sangat kecil," kata Prabowo.
"Ini adalah data fakta yang diakui oleh bank dunia oleh lembaga-lembaga internasional," klaimnya.
"Bahwa yang menikmati kekayaan di Indonesia adalah kurang dari 1 persen bangsa Indonesia, dan yang 99 persen mengalami hidup pas-pasan bahkan bisa dikatakan sangat sulit," Prabowo menambahkan.
(bmw/osc)