Karakter Tanah Abang Dipertahankan Meski Akan Ditata ala SCBD

CNN Indonesia | Rabu, 24/10/2018 13:55 WIB
Karakter Tanah Abang Dipertahankan Meski Akan Ditata ala SCBD Salah satu sudut kawasan Tanah Abang, pasar tradisional dan proyek pembangunan skybridge, Jakarta (14/10). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan penataan kawasan Tanah Abang menjadi seperti kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) tak akan menghilangkan karakteristik aslinya.

Ia menyebut kawasan Tanah Abang akan tetap menjadi kawasan grosir murah yang ditujukan bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah seperti sekarang ini.

"Kalau SCBD itu kan kelas atas semuanya, Tanah Abang kan punya karakteristik sendiri," ujar dia, saat dikonfirmasi, Rabu (24/10).


Sebab, kata Yoory, ikon Tanah Abang sebagai pusat grosir murah sudah dikenal secara internasional.

"Kekuatan itu akan kita pertahankan dengan konsep lebih baik, tidak seperti sekarang kan masih semrawut," ujarnya.

Menurut Yoory, penataan tersebut dilakukan guna membuat kawasan Tanah Abang agar lebih tertata dan tidak semrawut seperti sekarang ini.

"Gambarannya Tanah Abang yang akan datang itu kurang lebih gambaranya seperti kawasan tertata, tertata itu seperti SCBD, itu kan sudah tertata bagus, itu gambarannya," tutur dia.

Kendati ingin mengubah Tanah Abang menjadi kawasan tertata seperti SCBD, Yoory menyebut tak akan mengubah konsep Tanah Abang yang selama ini dikenal sebagai pusat grosir murah.

Lebih dari itu, Yoory mengakui jika kunci utama melakukan penataan kawasan Tanah Abang adalah soal pembebasan lahan. Yoory mengklaim untuk mengatasi persoalan pembebasan lahan tersebut tak serta merta diselesaikan dengan melakukan penggusuran.

PD Pembangunan Sarana Jaya, sambungnya, akan berkonsultasi dengan semua pihak termasuk melibatkan masyarakat untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan tersebut.

"Karena ada perusahaan juga di sana, nanti kita ajak bicara lagi karena memang kawasan Tanah Abang itu jadi penugasannya Pemprov ke Sarana jaya," tutur Yoory.

(dis/arh)