Panggung itu akan digunakan untuk acara deklarasi 'Gerakan Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu' (Gerakan Emas).
Acara deklarasi ini dibarengi kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gizi balita di GOR Serbaguna Perumnas Klender yang terletak di sebelah Stadion Klender. Di dalam GOR, balita ditimbang dan diukur tinggi badannya, kemudian diajak bermain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengeluh soal bingkisan, Gimroh juga menyoroti panitia yang tak membolehkan warga sekitar GOR masuk ke lapangan tempat deklarasi.
"Bagus, kok. Tapi acara yang di lapangan enggak boleh masuk. Yang di sini baru buat masyarakat sini," ujar dia.
"Bagus buat anak-anak. Tapi itu [bingkisan] yang dikasih kurang, ya," kata Sukaisih.
Panitia memang tak menyediakan banyak bingkisan. Hanya 100 pendaftar pertama yang berhak mendapat bingkisan tersebut. Di sisi lain, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, jumlah emak-emak yang hadir sekitar 300 orang.
Deklarasi 'Gerakan Emas' di Stadion Klender juga dibarengi dengan pemeriksaan gizi anak-anak warga sekitar. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari) |
Acara ini turut dihadiri oleh Prabowo. Sandi yang rencananya mendampingi Prabowo tak bisa hadir. Di acara itu Prabowo hanya didampingi oleh istri Sandi, Nur Asia Uno yang datang sebagai pelopor 'Gerakan Emas'.
Ratusan warga dan organisasi mendatangi lokasi acara. Mereka berasal dari wilayah tertentu di Jakarta dengan mengenakan pakaian warna-warni sebagai tanda asal wilayah mereka.
Warga dan organisasi yang datang memberikan apresiasi terhadap 'Gerakan Emas,' seperti dilontarkan April, ibu berusia 40 tahun.
April dan teman-temannya mengenakan kompak mengenakan pakaian berwarna biru muda mewakili PIRA (Perempuan Indonesia Raya).
"Masalah kesehatan, kan, perlu juga kesehatan. Iya dia peduli, lah," ujarnya.
Sementara rombongan emal-emak dari Kalisari berpendapat acara tersebut menunjukkan Prabowo lebih memikirkan rakyat.
"Ya, ini kan termasuk memperhatikan ibu-ibu. Terutama kalau ekonomi dan kesehatan kan ibu-ibu yang mengelola," kata seorang ibu yang tak mau menyebutkan namanya.
Kecewa Jokowi
Ibu itu juga menambahkan bahwa dia datang ke acara ini karena mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Ia menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Gimroh yang tak kebagian bingkisan juga menyatakan dukungannya pada Prabowo-Sandi karena merasakan keadaan ekonomi yang sulit di era Jokowi.
"Harapannya sembako turun. Mahal, sekarang. Telur naik, beras juga," ujarnya. (ain/wis)
Deklarasi 'Gerakan Emas' di Stadion Klender juga dibarengi dengan pemeriksaan gizi anak-anak warga sekitar. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari)