Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengklaim pihaknya masih menunggu laporan penyidik yang menangani kasus tersebut. Oleh karenanya, dia belum mau menyampaikan perkembangan lebih lanjut.
"Tidak bisa disampaikan, itu kan masuk materi. Nanti kita lihat," ujar Saut di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (24/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Saut tak menyangkal jika penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan keterlibatan James dalam kasus Meikarta.
KPK sebelumnya berencana memanggil James Riady sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta.
Pekan lalu, tim penyidik KPK menggeledah kediaman James di kawasan Tangerang, Banten. Penggeledahan di rumah James dilakukan untuk mencari barang bukti terkait dugaan suap proyek Meikarta yang menjerat sembilan orang sebagai tersangka.
Tim penyidik KPK juga menggeledah rumah Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, rumah dan kantor Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, kantor PT Lippo Karawaci Tbk, di Menara Matahari, Tangerang.
Kemudian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.
Lalu Apartemen Trivium Terrace, Kantor Lippo Cikarang, dan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) di Hotel Antero Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (swo/agi)