Dua nama tersebut, kata Sani, sapaan akrab Triwisaksana, merupakan nama yang selama ini kerap diisukan akan mengisi kursi DKI 2.
"Dua nama ini insyaallah sudah disepakati Gerindra dan PKS, tinggal nanti bicara soal pengajuan," kata Sani di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (25/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sani, sebelum dua nama itu disepakati sebenarnya sudah ada komunikasi dan pembahasan intensif yang dilakukan oleh PKS dan Gerindra.
"Ketika Pak Prabowo menugasi Pak Taufik, maka di level DPP berarti kan (pembahasannya) sudah dianggap selesai," ujar Sani.
Karenanya, sambung Sani, pembahasan lebih detail soal posisi wagub DKI tinggal dilakukan oleh Gerindra dan PKS di tingkat Jakarta.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan akan segera melakukan pertemuan dengan DPW PKS DKI guna membahasa masalah pengisian jabatan wakil gubernur DKI Jakarta.
"Minggu depan insyaallah awal November mau ngundang PKW," kata Taufik saat dikonfirmasi.
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pun menyatakan sudah menyerahkan keputusan soal wagub DKI kepada Taufik selaku ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik.
"Ketua Gerinda Jakarta namanya Muhammad Taufik. Tenang saja, you tunggu waktu pengumuman, tanya Pak Taufik sajalah," kata Prabowo, Rabu (24/10).
Kursi Wagub DKI sampai saat ini masih kosong sejak ditinggal Sandiaga Uno yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri jadi cawapres.
(dis/dea)