Jokowi Minta Raja dan Sultan Jaga Peradaban Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 28/10/2018 19:13 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana membuka festival keraton dan menyedot perhatian masyarakat di Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana. (Foto: Biro Pers Setpres/ Laily Rachev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi menghadiri pembukaan Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) 2018 di Alun-Alun Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (28/10) sore.

Jokowi beserta Iriana mengenakan pakaian adat Jawa Tengah berwarna hitam. Mereka mendapat sorakan meriah masyarakat yang telah menantinya di sisi jalan.

"Selamat datang kepada Paduka Yang Mulia Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," ujar pembawa acara di sana, Minggu (28/10).

Acara itu dihadiri perwakilan keraton atau kerajaan di Indonesia seperti Bali, Simalungun serta negara sahabat seperti Malaysia dan Filipina.


Jokowi mengatakan FKMA benar-benar menunjukkan keragaman adat, agama, serta suku yang ada di Indonesia. Hal itu diyakini menjadi kekuatan Indonesia di masa mendatang.

"Mari kita bangun dan wariskan peradaban Indonesia yang besar, peradaban Indonesia yang mulia, peradaban Indonesia yang terhormat, dan bermartabat," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

Ia berharap para pangeran, permaisuri, bahkan seluruh masyarakat tak terpecah hanya karena politik, ujaran kebencian, serta fitnah.

"Bukan sikap seperti itu yang ditunjukan para raja, sultan, dan pemimpin kerajaan nusantara di masa lalu," Jokowi menegaskan.

Usai berpidato, Presiden memukul gong sebagai peresmian membuka acara tahunan ini yang berlangsung hingga 30 Oktober. Setelah itu, Jokowi bersama Iriana Jokowi menaiki kereta kencana guna mengikuti kirab.

Kereta kencana Jokowi berada di tengah. Banyak warga Sumenep di pinggir jalan menantikan kereta kencana Presiden. Mayoritas ibu-ibu serta perempuan berteriak memanggil nama Jokowi.

Layaknya raja dan ratu, Jokowi dan Iriana melambaikan tangan ke kiri dan kanan kepada warga Sumenep yang menantikannya. Banyak juga masyarakat yang mengabadikan momen itu melalui telepon genggamnya.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo beserta istrinya, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung turut mendampingi dengan kereta kencana di belakang Presiden.

Kirab dilakukan Jokowi dan Iriana dengan berkeliling mulai dari Alun-Alun Sumenep hingga Pendopo Sumenep. Setelah itu mereka langsung bertolak ke Bandara Trunojoyo untuk kembali ke Bogor dan memperingati Sumpah Pemuda.




(chri/gil)