Pesawat dengan rute Jakarta-Pangkalpinang tersebut sedianya akan tiba di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang pukul 07.20 WIB setelah berangkat dari Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 06.20 WIB.
"Ada 3 (hakim). Nanti saya cek dulu," kata Suhadi saat dihubungi, Senin (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, masih kami cek kebenarannya terutama identitasnya, kalau tak salah ada dua hakim tinggi yang berangkat untuk bisa masuk jam 7," kata Suhadi.
Pegawai Kejaksaan
Selain hakim, informasi lain juga menyebutkan empat pegawai dari Kejaksaan Tinggi Pangkalpinang dan Bangka Belitung turut menjadi penumpang dalam pesawat tersebut. Satu di antaranya bahkan membawa istrinya dalam penerbangan itu.
Empat pegawai Kejati yang dikabarkan ikut penerbangan itu, yakni koordinator pada Kejati Bangka Belitung Andri Wiranofa beserta istrinya, Wita Seriani; Staf TU Kejati Bangka Belitung, Sastiarta; Jaksa Fungsional Bangka Selatan, Shandy Johan Ramadhan; dan Kasi Pidsus Kejati Pangkalpinang, Dody Junaedi.
Pesawat sempat meminta kembali ke landasan sebelum akhirnya hilang dari radar. Pesawat membawa total 189 orang yang terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin. (rzr/osc)