"Rencana sampai Jumat 24 jam full," ucap Tri di Halim Bandara Kusuma, Selasa (30/10).
Tri mengatakan pihaknya baru berencana membuka posko informasi di Halim hingga Jumat. Jika proses evakuasi masih belum selesai hingga Jumat, lanjutnya, Lion Air akan tetap memberikan informasi lanjutan kepada keluarga. Namun, posko Halim kemungkinan akan dipindah ke Lion Air Center di Tangerang, Banten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Otomatis kita akan tunggu terus, tapi mungkin kita akan tutup posko di sini. Kita akan pindahkan posko ke Selapajang, Tangerang. Kalau RS Polri akan terus buka," ucap Tri.
Tri berharap keluarga yang datang ke Posko Halim memberikan data berupa fotokopi KTP dan foto korban yang sedang tersenyum. Foto itu akan digunakan untuk mengidentifikasi korban melalui susunan gigi. Selain itu, keluarga juga diminta membawa kartu keluarga.
Nantinya, data identitas yang telah terkumpul di Halim akan dibawa ke RS Polri. Di sana, proses identifikasi jasad korban dilaksanakan oleh tim dokter forensik.
Tri menambahkan Lion Air juga akan memberikan bantuan kepada keluarga korban. Lion Air bakal menyiapkan peti jenazah bagi korban yang dinyatakan meninggal dunia. Lion Air juga memberikan fasilitas penginapan di hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur untuk keluarga korban.
"Kita siapkan pesawat, hotel. Kita siapkan peti jenazah," katanya.