Diduga Kampanye Depan Anak, Prabowo Dilaporkan ke Bawaslu

CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 19:59 WIB
Diduga Kampanye Depan Anak, Prabowo Dilaporkan ke Bawaslu Calon presiden Prabowo Subianto dalam Deklarasi Gerakan Emas, di Stadion Klender, Jakarta, Rabu (24/10). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jangkar Solidaritas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) lantaran diduga melakukan pelanggaran kampanye saat deklarasi Gerakan Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu (Gerakan Emas).

Diketahui, Prabowo, Sandi dan sejumlah anggota Badan Pemenangan Nasional mendeklarasikan Gerakan Emas bersama ibu-ibu dan anak-anak pada Rabu lalu (24/10).

"Melaporkan adanya dugaan pelanggaran dan atau dugaan tindak pidana pemilu yang terjadi di Klender yang diduga dilakukan capres nomor 02," kata anggota Jangkar Solidaritas PSI Manotar Tampubolon di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (30/10).


Manotar menjelaskan bahwa Gerakan Emas adalah janji kampanye Prabowo-Sandi. Kegiatan deklarasi itu, katanya, jelas merupakan upaya menjanjikan penerapan Gerakan Emas jika terpilih pada Pilpres 2019.

Namun, lanjut Manotar, banyak anak-anak pada saat gelaran deklarasi itu. Manotar menegaskan bahwa hal itu bertentangan dengan Undang Undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum khususnya pada pasal 280 ayat (1) butir J dan ayat (2) butir K.

Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, 2014.Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, 2014. (Adhi Wicaksono)
"Pada intinya diduga menjanjikan sesuatu diduga melibatkan anak-anak di bawah umur karena tema kegiatan itu gerakan emas minum susu. Minum susu kan pasti anak-anak," ucap Manotar.

Manotar mengatakan dirinya juga melaporkan beberapa anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang hadir dalam acara deklarasi Gerakan Emas itu. Mereka adalah Hashim Djojohadikusumo, Adi Kurnia Setiadi, serta Istri Sandiaga Uno yakni Nur Aisyah Uno.

Manotar menyertakan delapan video sebagai barang bukti dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Prabowo. Selain itu, Manotar mengatakan juga ada saksi yang siap dimintai keterangan Bawaslu selama proses hukum berjalan.

"kita mengharap itu diperiksa para terlapor menjatuhkan sanksi hukum sesuai uu pemilu dan aturan yang berlaku yang relevan untuk itu," ucap Manotar.

Dalam acara deklarasi Gerakan Emas atau Gerakan Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10), Prabowo menjanjikan susu murah kepada para emak-emak yang hadir.

"Saya janji kalau Insyaallah rakyat Indonesia berikan kepercayaan ke saya dan saudara Sandi, kalau Insyaallah Prabowo-Sandi terpilih saya janji di hadapan rakyat saya akan laksanakan gerakan ini sampai ke desa-desa," kata Prabowo.

Setelah diingatkan paspampres dan adiknya, Hashim, Prabowo pun mengaku kebablasan berkampanye di saat yang tak tepat.

"Saya kira cukup sekian, saya mungkin kebablasan, tapi itu niat saya, cita-cita saya sejak kecil. Selamat berjuang Gerakan Emas," kata Prabowo.

(bmw/arh)