Prabowo berpendapat PKS DKI berkeinginan kuat mengisi kursi kosong Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"PKS partai Islam dan besar. Tapi, kok genit banget. Jangan terlalu genitlah PKS," kata Prabowo kepada wartawan di DPRD DKI (31/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo menilai PKS sebaiknya mengikuti prosedur dan aturan tentang pengisian jabatan Wakil Gubernur. Kata dia, PKS juga tidak perlu mengancam untuk mematikan mesin politik. PKS secara resmi berkoalisi dengan Gerindra, PAN, dan Demokrat di Pilpres 2019. Keempat partai itu mengusung pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Kata Prabowo, selama ini Gerindra cukup sering berkomunikasi dengan PKS. Rencananya, Gerindra akan mengundang PKS untuk membahas persoalan wagub DKI pada Senin (5/11).
Sufmi Dasco Ahmad. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto) |
Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dafco Ahmad mengatakan penyerahan keputusan posisi Wagub DKI kepada M Taufik sudah benar. Ia meminta PKS tidak emosional menanggapi rencana tersebut.
"Namanya kita kawan sekutu kita harapkan tidak emosional. Jadi memang harus dikaji benar tafsirnya yang benar. Karena kalau menurut kita yang disampaikan pak Prabowo memang benar. Sesuai dengan mekanisme yang ada. Itu normatif." ujarnya kepada para wartawan di kompleks parlemen, Rabu (31/10).
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan telah menyerahkan nasib kursi pengganti Sandiaga kepada Taufik.
Namun, kata Sufmi, meski diserahkan kepada Taufik, ada kemungkinan usulan Gerindra masih bisa tidak disetujui.
"Tergantung nanti hasil pengkajian," kata dia.
Sufmi berharap kader PKS DKI untuk bersabar dan menunggu hasil pembicaraan pimpinan tertinggi partai Gerindra dan PKS.
Sufmi Dasco Ahmad. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)