Aku & Jakarta

Melawan Tabu dengan Pernik Halloween

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 01/11/2018 19:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Pada 2008, Fajar memutuskan berjualan pernak-pernik atau peralatan sulap. Demi meraup untung, ia juga merambah bisnis pernak-pernik Halloween.

Selama 10 tahun berjualan, dia pernah mengalami pasang-surut dalam berbisnis, mulai dari tidak didukung orang tua hingga dicibir tetangga.

Namun dukungan istri membuat dia tetap berjualan pernak-pernik, didasari juga pada kesukaannya terhadap hal-hal berbau horor.

Fajar pun menyadari bahwa perayaan Halloween di Indonesia merupakan hal yang tabu karena akarnya yang dianggap tidak berasal dari adat dan budaya Indonesia.

Namun dia merasa Halloween tak harus dihubungkan dengan mistis atau pemujaan terhadap setan atau hantu karena memang tujuan utamanya adalah hanya untuk bersenang-senang.