Guyonan itu dilontarkan di depan peserta yang hadir di acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali, Jawa Tengah. Konteks pidato Prabowo saat itu adalah soal kemiskinan di Indonesia.
Dilansir dari akun Youtube Gerindra TV, Prabowo mengawalinya dengan menyatakan bahwa bangsa Indonesia tidak menguasai perekonomiannya sendiri. Itu terlihat dari deretan gedung dan hotel mewah yang menjulang di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali ini," Prabowo mengatakan diiringi tawa hadirin.
"Saya tidak rela. Saya tidak rela. Dan karena itulah saya melihat rakyat saya masih banyak yang tidak mendapat keadilan dan tidak dapat kemakmuran dan tidak dapat kesejahteraan. Bukan itu cita-citanya Bung Karno...." ujar Prabowo.
Pidato Prabowo tersebut menjadi topik terpopuler di media sosial Twitter hari ini, Jumat (2/10). Warganet mencuitkan tagar #SaveMukaBoyolali untuk merespons pidato itu.
[Gambas:Twitter]
Tagar itu bahkan sempat memuncaki daftar trending topic Indonesia. Ada yang mendukung ucapan Prabowo, namun tak sedikit yang menyindir mantan Danjen Kopassus itu.
Pidato "Tampang Boyolali" Prabowo bahkan diadukan oleh seorang warga. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid.
Prabowo dilaporkan dengan Pasal 4 junto Pasal 16 UU No 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
[Gambas:Youtube] (wis/sur)