"Saya bingung kalau saya bercanda, dipersoalkan. Kalau saya begini dipersoalkan, begitu dipersoalkan," kata Prabowo saat memberi sambutan dalam Tabligh Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (4/11).
Meski demikian, Prabowo memaklumi karena saat ini sudah memasuki tahun politik. Namun, persoalan ini membuatnya bingung dalam berkampanye.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang ngomong emak-emak, emak-emak sendiri. Saya bilang ibu-ibu, mereka protes. Saya ngeri kalau kalian tidak jadi dukung saya," katanya, "Jadi joke sekarang harus dibatasi. Jadi saya bingung saya mau bicara apa. Tapi saudara-saudara sudah mengerti. Karena itu saudara di sini."
Pada Selasa (30/10) lalu, Prabowo sempat menyampaikan gurauan saat berkampanye di hadapan para relawannya di Boyolali, Jawa Tengah.
Ketika itu, Prabowo tengah membicarakan persoalan kesejahteraan masyarakat di Boyolali. Karena, masih belum sejahtera Prabowo pun menyebut masyarakat Boyolali tidak pernah ke hotel.
"Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian, ya, tampang-tampang orang Boyolali," ujar Prabowo kala itu.