"Saudara-saudara, saya di Semarang ketemu dengan salah satu pengusaha yang punya rumah sakit. Dia mengatakan rumah sakit dia, pemerintah sudah tunggak, pemerintah utang dengan rumah sakit dia Rp100 miliar," ujar Prabowo saat memberi sambutan dalam Tabligh Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan Jakarta, Minggu (4/11).
Prabowo menjelaskan sosok yang ditemui di Semarang itu merupakan seorang pengusaha setempat. Pengusaha itu memiliki sebuah rumah sakit terbesar di Semarang, namun Prabowo tidak menyebutkan secara detail atau menyebut nama rumah sakit yang dia maksud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Prabowo juga mengungkap cerita lain saat dia berkunjung ke Demak dan Klaten. Di Klaten, Prabowo mengatakan bertemu dengan para petani yang baru saja memanen padinya.
"Jadi mereka sedang menangis sekarang tidak bisa jual hasil keringatnya sekian bulan. Mereka mau hidup dengan apa? Kemudian petani tebu demikian. Jadi saudara-saudara, ini semua di mana-mana," kata Prabowo.
"Saya tidak rela rakyat kita selalu kesulitan hidup tiap hari, tiap bulan karena saya mengerti dan saya tahu kekayaan kita sangat besar saudara-saudara sekalian," lanjutnya. (swo/osc)