Salah seorang penumpang di video tersebut menyebut bau menyengat berasal dari tiga ton durian yang diangkut maskapai. Penumpang merasa tidak nyaman dan takut terjadi kecelakaan akibat kekhawatiran kelebihan muatan.
Masih dalam video tersebut, akhirnya petugas mengalah dan memutuskan mengeluarkan sejumlah karung berisi durian, lalu memindahkannya ke sebuah truk di apron bandara.
Sriwijaya Air angkat suara terkait video viral durian tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu diketahui bahwa kurang lebih 3 ton adalah jumlah total berat bagasi dan cargo dimana dialamnya ada durian tersebut. Dan angka itu juga masih jauh dari kapasitas MTOW (maksimum untuk melakukan take off dan landing)," kata Retri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/11).
"Merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam cargo sesuai dengan SOP," kata Maya menegaskan.
Sriwijaya Air memastikan bahwa dalam setiap penerbangannya faktor keselamatan dan keamanan menjadi aspek yang sangat diperhatikan.
"Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan crew," tutup Maya. (sur)