Satu Keluarga di Nias Selatan Tertimbun Longsor

CNN Indonesia | Minggu, 11/11/2018 16:54 WIB
Satu Keluarga di Nias Selatan Tertimbun Longsor Foto ilustrasi. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Medan, CNN Indonesia -- Satu keluarga di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara tertimbun tanah longsor, Sabtu (10/11). Tinggi longsoran yang diperkirakan mencapai 10-15 meter menyulitkan proses pencarian korban.

Informasi yang diperoleh, satu keluarga yang tertimbun longsor ada tujuh orang yakni Aristina Laia ina Elsa (33), Dalman Hulu (7), Setiamas Hulu Ina Putri (30), Rei Jaya Hulu (3), Putri Hulu (5), Noverman Hulu (2) dan Kristofen Hulu (4).

"Tujuh orang ini satu keluarga. Korban yang berhasil dievakuasi atas nama Kristofen Hulu. Namun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Tonggor Gultom, Minggu 11 November 2018.

Tonggor mengatakan saat itu hujan turun cukup deras. Satu keluarga ini berada di dalam rumah saat longsor terjadi di kawasan itu sekira pukul 09.00 WIB. Namun Basarnas baru mendapatkan laporan sekira pukul 11.00 WIB. 


"Memang hujan cukup deras. Begitu mendapat laporan kita langsung bergrak ke lokasi longsor," ujarnya. 

Personel gabungan dari TNI, Polri dan SAR terhambat akses menuju ke lokasi. Waktu tempuh ke lokasi juga cukup jauh. Hingga kini proses pencarian korban masih dilakukan. Alat berat masih dalam perjalanan menuju lokasi. 

"Tim masih berupaya melakukan pencarian terhadap enam orang korban. Namun belum ada lagi korban yang ditemukan. Pencarian korban terhambat karena tinggi longsor diperkirakan mencapai 15 meter. Jarak desa jauh masuk ke dalam hutan, kurang lebih dua jam," kata Tonggor

Hujan memang mengguyur kawasan Sumatera Utara beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem diperkirakan akan terus terjadi beberapa waktu ke depan. Karena itu, Tonggor mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana. (fnr/sur)