Pernyataan Hasbiallah menyusul penyerapan anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD) DKI 2018 yang rendah.
"Memang karena ketidaktegasan Gubernur, terlalu asyik dengan model TGUPP, itu hanya sibuk di situ," ujar dia, saat dihubungi, Senin (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasbiallah juga menyoroti ketidakjelasan pejabat di kalangan dinas di DKI Jakarta. Anies dinilai memperlambat kinerjanya sendiri karena tidak segera melantik kepala dinas baru setelah melakukan pencopotan.
"Misalnya Dinas Sumber Data Air, kepalanya masih sama. Zaman Pak Ahok itu serapannya 96-98 persen, hari ini nol. Ini kan gila, mungkin pejabat di tingkat dua tidak mampu bekerja," ucap Hasbiallah.
Pemprov DKI Jakarta dan TGUPP sendiri belum berkomentar mengenai serapan anggaran rendah ini.