Video rekaman aksi tersebut beredar luas di dunia maya. Muhadjir menganggap ulah para murid itu sudah melewati batasan meski aksi itu diklaim pihak sekolah sebagai candaan.
"Bagaimanapun hubungan guru dan siswa harus dijaga dengan baik. Sehingga jangan sampai, kalau ada candaan pun dia ada batasannya, jangan sampai keblablasan," ujar Muhadjir saat ditemui di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (13/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada saatnya bercanda, ada saatnya seorang guru menunjukan otoritasnya sebagai orang yang dipatuhi, disegani, dan harus dijadikan teladan oleh siswanya," tambah dia.
Sekolah tempat kejadian perisakan sejumlah siswa SMK terhadap guru mereka di ruang kelas. (Damar/CNNIndonesia.com) |
Dalam video itu seorang guru dijadikan ledekan oleh beberapa anak didiknya di depan ruang kelas. Terlihat juga sejumlah kontak fisik antara guru dan murid itu.
Muhaidin mengklaim video itu hanya candaan Joko dengan siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
"Memang benar ini video di sekolah sini. Guru di situ juga memang guru pengajar di sini, namanya Pak Joko Susilo. Kalau siswa di situ adalah siswa kelas X jurusan Teknik Kendaraan Ringan," ucap Muhaidin, Minggu (11/11).
Sekolah tempat kejadian perisakan sejumlah siswa SMK terhadap guru mereka di ruang kelas. (Damar/CNNIndonesia.com)