Sandi menyatakan keputusan SBY tersebut telah sesuai dengan rencana yang telah dibuat oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
"Insyaallah Pak SBY begitu satu bulan setengah terakhir ikut turun bersama kami akan meningkatkan tentunya. Luar biasa momentum yang akan diciptakan begitu Pak SBY turun bersama kami," kata Sandi di kediaman Prabowo, Jakarta, Senin (19/11) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi tak memandang langkah SBY baru turun Maret 2019 sebagai bentuk setengah hati mendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Menurut Sandi, langkah SBY itu merupakan salah satu bentuk menjaga momentum dan sentimen dalam Pilpres 2019.
"Dengan ini jelas bahwa Pak SBY sudah menentukan tanggalnya dan kami yakini sudah melalui perhitungan bersama," kata dia.
Menurut Sandi, pada saat ini sampai Desember 2018 pihaknya menggunakan gigi satu dan gigi dua saat kampanye. Kemudian pada Januari sampai Februari 2019 akan menggunakan gigi tiga. Lalu, kata Sandi, pada Maret sampai April 2019 langsung masuk gigi empat.
"Pak SBY itu sangat sangat tepat, memang paling dibutuhkan diujung," ujarnya. (fra/eks)