Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan foto itu diambil saat anggota polri melakukan pembekalan iman dan taqwa di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Jawa Timur.
"Itu fotonya benar dalam acara meningkatkan iman dan ketaqwaan Polri yang sedang melaksanakan pendidikan SPN di Polda Jatim, tapi captionnya yang salah," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan ini dilaksanakan 3 hari agar anggota dibekali iman dan taqwa sebelum menjalani tugas kepolisian. Itu program sudah dibuat oleh Polda Jatim bukan baru sekali ini, sudah sekian kali," terang dia.
"Kita pastikan hoaks. Pak Kapolri juga dalam setiap kesempatan menyampaikan bahwa Polri netral dalam pemilu," ungkapnya.
Selanjutnya kepolisian sudah bekerjasama dengan Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melacak pemilik akun penyebar foto hoaks tersebut. Tim siber juga akan melakukan pembersihan literasi agar tidak menimbulkan kebingungan.
Catatan pada bagian bawah foto yang tersebar luas itu menyebutkan bahwa para polisi berkopiah itu mendukung pasangan calon Prabowo-Sandi.
"Dapat dari grub suruh nyebarin biar merinding penjilat2 yg main curang. 'KAMI POLRI SIAP MENGAWAL SUARA PRABOWO-SANDI DI PILPRES 2019. DEMI MENJAGA KEAMANAN NEGARA NKRI BAGAIMANA PENDUKUNG PRABOWO-SANDI APA SIAP MENGAWAL SUARA 02 DEMI MENUJU PERUBAHAN," tulis akun itu. (ctr/eks)