Aksi ini mereka lakukan untuk mendampingi Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, yang sedang menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) dan pencemaran nama baik melalui video terhadap Nahdlatul Ulama, kiai dan Banser.
Koordinator aksi, Muhammad Naufal mengatakan aksi ini merupakan bentuk solidaritas umat untuk mengawal Gus Nur. Ratusan orang itu, kata dia, terdiri dari gabungan berbagai ormas Islam di Surabaya, yang dikoordinasi oleh Front Pembela Islam (FPI) Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naufal berharap aksi pengawalan ini dapat membuat Gus Nur terbebas dari kasus hukum yang membelitnya.
Menurut dia, pernyataan Gus Nur melalui video itu adalah suatu kebenaran dan bukan sebuah perilaku yang menyebarkan ujaran kebencian.
"Kami berharap, kami ingin Gus Nur lepas dari jerat hukum. Dia bukan kriminal, yang dia lakukan semata-mata hanya menyampaikan kebenaran," ujar dia .
Ratusan massa ini akan bertahan di depan Mapolda Jatim hingga pemeriksaan Gus Nur usai.
Naufal mengatakan, saat ini sudah ada beberapa perwakilan yang masuk dan bertemu dengan pihak Polda Jatim.