Bendera Tauhid Warna-warni Bertebaran di Reuni Aksi 212

CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 07:52 WIB
Bendera Tauhid Warna-warni Bertebaran di Reuni Aksi 212 Bendera warna-warni tauhid di aksi reuni akbar 212. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Reuni 212, yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), dihiasi dengan bendera berwarna-warni bertuliskan kalimat tauhid. Tidak hanya bendera berwarna hitam dan putih.

Pantauan CNNIndonesia.com, nampak bendera berwarna merah, merah muda, biru, kuning, dan hijau. Semua bendera itu bertuliskan kalimat tauhid berwarna putih.

Bendera-bendera tersebut terdiri dari beberapa ukuran. Ada yang relatif besar, ada pula yang berukuran sedang.


Bendera tauhid yang berwarna-warni memang nampak dibawa oleh massa reuni 212 kali ini. Akan tetapi, jumlah bendera tauhid yang berwarna hitam dan putih masih mendominasi.


Sebelumnya, Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menyebut akan mengibarkan satu juta bendera dengan kalimat tauhid pada Reuni 212 di Monas Jakarta, Minggu (2/12). Dia mengatakan bendera berkalimat tauhid yang dikibarkan juga berwarna-warni.

"Ayo jadi salah satu pembela kalimat tauhid, jadilah bagian peristiwa bangsa Indonesia. Kibarkan bendera satu juta bendera merah putih, dan satu juta bendera tauhid warna-warni," kata Slamet dalam jumpa pers di Gedung DDII, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Steering Commitee Reuni Akbar Mujahid 212 Muhammad Al-Khaththath mengatakan, pengibaran bendera ini sebagai pernyataan bahwa bendera berkalimat tauhid bukan bendera ormas terlarang.

Al-Khaththath juga mengatakan pengibaran ini sebagai langkah menyindir pihak-pihak yang mengecilkan makna bendera tauhid dengan membakarnya. Pengibaran bendera tauhid warna-warni, kata dia, juga sebagai simbol kesatuan alumni 212 di bawah komando imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Yang paling penting, kita fokus pada selebrasi bendera tauhid yang insyaAllah kita buat seindah mungkin untuk memberikan gambaran kepada dunia," tutur dia.

(bmw/DAL)