"Bagi saya tidak ada negosiasi. Menyerah atau diselesaikan. Itu saja," kata Ryamizard di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (4/12).
Menurut Ryamizard, pelaku pembunuhan itu bukan sekadar kelompok kriminal bersenjata (KKB) karena sudah bertindak brutal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard menduga pelaku merupakan kelompok lama pemberontak atau separatis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.
"Itu kan memberontak bukan kriminal lagi, penanganannya harus TNI. Kalau kriminal iya polisi," ujarnya.
Sebelumnya, berdasarkan data yang diterima kepolisian, 31 orang tewas dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Namun, KKB kemudian menangkap lagi delapan yang selamat. Tujuh orang pekerja dibunuh. Satu orang lainnya belum diketahui nasibnya.
(arh)