Antusiasme Para Pedagang akan Tempati Kios di Skybridge

CNN Indonesia | Sabtu, 08/12/2018 05:45 WIB
Antusiasme Para Pedagang akan Tempati Kios di Skybridge Kios-kios di Skybridge Tanah Abang. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pedagang di Pasar Tanah Abang menyambut baik peresmian Jalur Penyebrangan Multiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang, Jumat (7/12). Mereka pun antusias karena akan menempati 446 kios yang ada di sepanjang skybridge.

Para pedagang datang satu persatu sejak pukul 11.00 WIB dalam peresmian skybridge ini. Tidak sedikit dari mereka yang datang dengan wajah sumringah sambil memeriksa dan memotret kios-kios yang ada di JPM tersebut.

Hari ini memang sedang dilakukan ujicoba integrasi skybridge dengan gate stasiun Tanah Abang. Bertepatan dengan itu dilakukan juga penandatanganan surat perjanjian penempatan kios di Skybridge dan pembagian name tag kepada pedagang.


Salah satu pedagang Ijah (50) mengaku senang dengan pembagian kios ini. Mengingat ia sudah berdagang pakaian anak di Pasar Tanah Abang lebih dari 20 tahun.

Rencananya ia akan menempati kios nomor 413 yang sebelumnya telah ditetapkan oleh PD Pembangunan Sarana Jaya melewati proses pengundian.

Ijah juga mengaku senang dan bersyukur karena ia bisa menempati kios yang ia nilai strategis dan aman.

"Lumayan sudah dikasih fasilitas kayak gini bagus. Kan istilahnya kita enggak diuber-uber Satpol PP, hujan enggak kehujanan. Panas enggak kepanasan, Alhamdulillah," ujarnya.

Selain itu Ijah pun merasa tidak keberatan dengan jumlah uang yang harus dibayar untuk service charge sebesar Rp500 ribu per bulan.

"Terjangkaulah. Untuk uang kebersihan dan lain-lain," kata Ijah.

Sebanyak 446 kios akan ditempati oleh pedagang setelah peresmian Skybridge dilakukan. Sementara itu ada 149 pedagang lainya yang akan dialihkan ke kios-kios di Blok F.

Selain tatanan kios yang cukup rapih, terdapat garis kuning di sisi depan kios yang nanti akan membatasi dagangan-dagangan agar tidak mengganggu tempat pejalan kaki.

Pedagang lainnya, Wendi (40) juga antusias dengan pembagian kios ini. Dia bahkan langsung memeriksa kiosnya dan berharap pembeli akan lebih ramai karena dekat dengan pintu keluar Stasiun Tanah Abang.

"Dilihat dari pintu stasiun dibuka ya kemungkinan akan ramai. Kita berdoa aja supaya ramai," ujar Wendi.

Sementara Uun (49) yang selama 5 tahun berdagang alas kaki juga merasa bersyukur dan berterima kasih.

"Bersyukur, terima kasih lah. Mau lebih ramai lebih rapih. Mudah-mudahan. Bersyukurlah ya punya tempat enak," kata Uun.
Semingahnya Para Pedagang akan Tempati Kios di SkybridgePedagang yang akan menempati 446 kios di Skybridge menerima nametag dan surat perjanjian dari pengelola. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari).
Penanggungjawab sementara untuk pengelola pedagang di Skybridge dari PD Pembangunan Sarana Jaya, Donni Simanihuruk mengatakan pembagian nametag dan penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan sejak kemarin dan rencananya akan selesai pada Sabtu (8/12).

Hal ini karena pembagian tersebut dilakukan perlahan supaya tidak mengganggu pejalan kaki.

"Karena sudah dibuka untuk publik kan kita beri ruang juga untuk pejalan kaki," jelasnya.

JPM sendiri terdiri atas tiga lajur yakni barisan lapak untuk PKL yang dibatasi garis warna kuning sebagai wilayah mereka, jalur pedestrian, dan jalur kuning timbul bagi difabel.

Mulanya, JPM alias skybridge Tanah Abang ini dijadwalkan rampung pada 23 November lalu. Tapi, sejumlah kendala membuat pengerjaannya molor. Salah satu hambatannya terkait dengan evaluasi arus penumpang Stasiun Tanah Abang setelah skybridge terbangun dan tersambung dengan pasar. (ani/osc)