Akses Padang-Bukittinggi Terputus, Jalur Darat Dialihkan

CNN Indonesia | Selasa, 11/12/2018 15:34 WIB
Akses Padang-Bukittinggi Terputus, Jalur Darat Dialihkan Sejumlah warga menyaksikan jembatan yang roboh di Jalan Raya Padang - Bukittinggi. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggenjot perbaikan ruas jalan nasional lintas Padang-Bukittinggi yang terputus akibat ambruknya jembatan di Kecamatan 2x11 Kayutanam Kabupaten Padang Pariaman, Senin (10/12) malam.

"Kami sudah koordinasi dengan Balai Jalan karena menyangkut dengan jalan negara," kata Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, E Rahman di Padang, Sumbar, Selasa (11/12) dikutip Antara.

Ia juga berkoordinasi dengan Dinas PU Sumbar, BPBD Padang Pariaman dan Tanah Datar untuk mempercepat proses perbaikan.


BPBD Sumbar juga menurunkan personel ke beberapa lokasi longsor dan pohon tumbang untuk membantu membersihkan ruas jalan supaya bisa segera dilewati.

Hujan lebat mengguyur sebagian besar wilayah di Sumbar pada Senin sore hingga malam mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa titik yang mengakibatkan terputusnya akses jalan.

BPBD Sumbar menyebut jembatan pada jalan utama Padang-Bukittinggi di Korong Pasa Usang Nagari Kayutanam, Kecamatan 2x11 Kayutanam ambruk pada pukul 18.30 WIB. Akibatnya arus lalu lintas jalan utama Padang menujur Bukittinggi tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor.

Kemudian pukul 19.00 WIB terjadi longsor di Bukit Tambun Tulang Malibou Anai Nagari Guguak, Kecamatan Kayutanam yang mengakibatkan badan jalan tertimbun tanah dan pohon kayu jatuh ke jalan raya Padang-Bukittinggi. Kendaraan bermotor pun tak bisa melintas.

Sekitar pukul 19.15 WIB telah terjadi tanah longsor di dekat Pondok Pergedel yang mengakibatkan tertimbunnya sebagian badan jalan dan pohon kayu tumbang ke jalan raya sehingga mengakibatkan arus kendaraan terhambat.

Tidak ada korban jiwa dilaporkan akibat bencana tersebut.

Jembatan Darurat

Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan 2x11 Kayu Tanam bergotong-royong membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu untuk pejalan kaki di daerah itu pascajembatan di jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi ambruk.

"Akibat jembatan putus akses di sini pun juga terhambat. Tujuan dibangunnya jembatan darurat tersebut untuk mempermudah warga dan pelajar dalam menyeberangi sungai," kata warga setempat Syafrizal Efendi.


Meskipun jembatan tersebut dibangun dengan bambu namun cukup membantu warga untuk menyeberangi sungai.

Sementara anggota BPBD Kabupaten Padang Pariaman dan kepolisian resor setempat membersihkan pohon yang roboh ke arah jembatan.

Jalur Alternatif

Dinas Perhubungan Sumbar merekomendasikan masyarakat dari Pekanbaru menuju Padang dan sebaliknya dengan jalur alternatif, yakni melewati jalur Solok. Jalur alternatif lainnya yakni, melewati Malalak Agam-Sicincin, Padangpariaman.

"Namun lebih direkomendasikan lewat Solok," kata Sekretaris Dishub Sumbar, Dedy Diantolani.


Menurutnya jalur Malalak Agam-Sicincin kondisi jalannya cukup baik, tetapi kadang diselimuti kabut tebal hingga jarak pandang terbatas.

Selain itu, jika curah hujan tinggi jalur itu juga rawan longsor hingga bisa membahayakan pengendara.

Jalur Solok melewati Danau Singkarak terus ke Sitinjau Laut relatif lebih aman bagi pengendara sehingga lebih direkomendasikan.

Meski ada beberapa titik yang rawan longsor, tetapi ada alat berat yang stand by di sekitar lokasi sehingga bisa segera diatasi.

"Namun kalau hujan sangat lebat, sebaiknya ditunda dulu perjalanan hingga reda agar lebih aman," sarannya. (osc/osc)